NGEHH.ID, Belakangan ini nama Anya Geraldine tiba-tiba menjadi topik panas di media sosial dan di entertainment, Anya Geraldine yang memiliki tubuh 'bohai' ini biasa eksis di Instagram dengan menmpilkan konten-konten yang bisa dibilang 'berani' dalam menampilkan keseksian tubuh.
Akhir-akhir ini Anya Geraldine membuat video (vlog) mesra dengan sang pacar 'Okky dan Alexander Waas' saat berliburan di Bali. Video ini membuat dunia maya gempar dan Anya Geraldine dilaporkan ke KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) agar Kominfo memblokir videonya, dikarenakan video tersebut dinilai terlalu vulgar.
hari ini, KPAI sudah memanggil pembuat video tersebut, Anya Geraldine sebagai tindak lanjut aduan pubik terkait konten yang dinilai melanggar kesusilaan. Berdasarkan laporan Antara, Anya datang bersama sang kekasih selaku kuasa hukumnya.
"Awalnya itu untuk merekam momen bahagia aja gitu kan sama pacar aku. Ternyata momen seperti itu tidak bisa diterima oleh sebagian besar masyarakat, karena awalnya nggak seviral ini. Intinya aku mengupload itu nggak ada niat merusak moral bangsa atau apa," jelas Anya yang datang ke KPAI didampingi kekasihnya itu.
"Dengan kejadian ini aku merasakan dampaknya ya, dampak positifnya aku introspeksi diri gitu ya. Terus dampak negatifnya orang banyak mengecam aku," ucap Anya.
Showing posts with label Selebritis. Show all posts
Showing posts with label Selebritis. Show all posts
Tuesday, October 4, 2016
Thursday, September 29, 2016
by Unknown
1:16:00 AM
NGEHH.ID - Baru-baru ini nama Nara Masista Rakhmatia tiba-tiba menjadi trending topic yang banyak diperbincangkan di dunia maya oleh para netizen dikarenakan keberaniannya memarahi pemimpin 6 negara yang mengecam Indonesia saat berlangsungnya sidang umum PBB.
Ia sering dipanggila dengan nama Nara Masista yang berani dengan tegas membalas pidato yang dilontarkan oleh Presiden Nauru pimpinan PBB, Presiden Kepulauan Marshall dan empat perdana menteri negara-negara Pasifik dalam sidang umum PBB yang membahas tentang pelanggaran HAM yang sudah terjadi sejak dulu di kepulauan Papua dan Papua Barat.
Keberanian Nara Masista Rakhmatia berpidato sebagai duta dari Indonesia Pada Sidang Umum PBB itu, dikarenakan 6 dari pemimpin negara tersebut mendukung dan menyerukan kemerdekaan untuk Papua.
Hal tersebut membuat Nara membalas pernyataan para pemimpin negara tersebut yang dianggap mempunyai motif politik dan sama sekali tidak mengerti dengan persoalan yang ada di Papua serta sudah termasuk ingin mencampuri urusan dalam negeri Indonesia.
"Penyampaian yang bermotif politik tersebut telah didesain untuk mendukung kelompok-kelompok separatis di provinsi-provinsi tersebut, yang secara konsisten telah terlibat dalam menghasut kekacauan publik serta dalam serangan teroris bersenjata," kata nara dalam sidang Majelis Umum PBB.
Ia sering dipanggila dengan nama Nara Masista yang berani dengan tegas membalas pidato yang dilontarkan oleh Presiden Nauru pimpinan PBB, Presiden Kepulauan Marshall dan empat perdana menteri negara-negara Pasifik dalam sidang umum PBB yang membahas tentang pelanggaran HAM yang sudah terjadi sejak dulu di kepulauan Papua dan Papua Barat.
Keberanian Nara Masista Rakhmatia berpidato sebagai duta dari Indonesia Pada Sidang Umum PBB itu, dikarenakan 6 dari pemimpin negara tersebut mendukung dan menyerukan kemerdekaan untuk Papua.
Hal tersebut membuat Nara membalas pernyataan para pemimpin negara tersebut yang dianggap mempunyai motif politik dan sama sekali tidak mengerti dengan persoalan yang ada di Papua serta sudah termasuk ingin mencampuri urusan dalam negeri Indonesia.
"Penyampaian yang bermotif politik tersebut telah didesain untuk mendukung kelompok-kelompok separatis di provinsi-provinsi tersebut, yang secara konsisten telah terlibat dalam menghasut kekacauan publik serta dalam serangan teroris bersenjata," kata nara dalam sidang Majelis Umum PBB.
Wednesday, September 28, 2016
by Unknown
10:23:00 PM
NGEHH.ID - Siapa yang tidak kenal dengan Katy Perry penyanyi umur 32 tahun Pelantun "Fireworks" yang memutuskan untuk bugil di tempat umum.
Katy Perry dengan niat untuk mengubah dunia, rela Bugil ditempat Umum. kejadian ini sama persis dengan yang dilakukan kekasihnya, Orlando Bloom
Katy Perry dan kekasihnya Orlando Bloom juga pernah melakukan hal yang sama saat keduanya sedang berlibur ke Italia beberapa bulan lalu, hanya saja jika kekasihnya bugil tanpa alasan, Katy Perry memiliki sebuah misi yang unik.
Dengan bekerja sama Funny or Die dan Rock the Vote tepat pada saat hari pendaftaran Pemilu, Katy Perry membulai aksinya dengan membuat video iklan layanan masyarakat yang berisi ajakan kepada publik agar mau mencoblos pada saat pemilu.
Dengan aksi yang kurang pas dengan tujuannya hanya untuk menarik perhatian publik agar lebih terlibat dalam prosesi politik.
"Tahun ini, kamu bisa tampil buruk saat kamu mencoblos," ujarnya. "Ya, aku sudah melihat Konstitusi secara singkat, dan di sana sama sekali tidak ditulis bahwa kamu tidak bisa mencoblos sesuai kondisimu saat bangun tidur. Atas nama demokrasi, mencoblos dengan penampakanmu saat baru bangun itu tidak apa-apa."
Dalam video tersebut, Katy Perry memiliki karakter orang yang dalam kebiasaan tidur dengan telanjang, saat terbangun langsung melakukan pencoblosan, bahkan penampilan orang-orang di sana--yang kebanyakan masih mengenakan piyama, jubah mandi, bahkan ada seorang pria yang hanya mengenakan celana dalam
.
Namun tidak berapa lama berlangsung datang dua orang petugas polisi dan menghampirinya.
"Sudah cukup, Bu," ujar salah satu petugas polisinya, kemudian memborgol tangan Katy Perry dan membawa ke mobil polisi.
"Sampai berjumpa tanggal 8 November!" seru Katy Perry di akhir video.
Katy Perry dengan niat untuk mengubah dunia, rela Bugil ditempat Umum. kejadian ini sama persis dengan yang dilakukan kekasihnya, Orlando Bloom
Katy Perry dan kekasihnya Orlando Bloom juga pernah melakukan hal yang sama saat keduanya sedang berlibur ke Italia beberapa bulan lalu, hanya saja jika kekasihnya bugil tanpa alasan, Katy Perry memiliki sebuah misi yang unik.
Dengan aksi yang kurang pas dengan tujuannya hanya untuk menarik perhatian publik agar lebih terlibat dalam prosesi politik.
"Tahun ini, kamu bisa tampil buruk saat kamu mencoblos," ujarnya. "Ya, aku sudah melihat Konstitusi secara singkat, dan di sana sama sekali tidak ditulis bahwa kamu tidak bisa mencoblos sesuai kondisimu saat bangun tidur. Atas nama demokrasi, mencoblos dengan penampakanmu saat baru bangun itu tidak apa-apa."
Dalam video tersebut, Katy Perry memiliki karakter orang yang dalam kebiasaan tidur dengan telanjang, saat terbangun langsung melakukan pencoblosan, bahkan penampilan orang-orang di sana--yang kebanyakan masih mengenakan piyama, jubah mandi, bahkan ada seorang pria yang hanya mengenakan celana dalam
.
Namun tidak berapa lama berlangsung datang dua orang petugas polisi dan menghampirinya.
"Sudah cukup, Bu," ujar salah satu petugas polisinya, kemudian memborgol tangan Katy Perry dan membawa ke mobil polisi.
"Sampai berjumpa tanggal 8 November!" seru Katy Perry di akhir video.
Subscribe to:
Posts (Atom)


